Menu Home

Coco the Cat

Hari ini sungguh membosankan sekali.

Nenek hanya menonton tv saja seharian dan Ibu sudah pergi kerja dari pagi-pagi sekali.

Tidak ada yang mengajakku bermain.

Kuhabiskan waktuku berjalan-jalan saja mengitari rumah yang sudah sangat kuhapal segala sudutnya ini.

Tapi setidaknya makan siangku hari ini enak sekali. Ikan salmon. Sudah lama sekali Ibu dan Nenek tidak memberiku makan Ikan salmon. Tanpa berpikir panjang segera kuhabiskan saja makananku itu sekaligus. Aku tidak ingin berbagi ikan salmon yang lezat itu dengan semut-semut yang suka datang menghampiri makananku apabila aku tidak memakannya sekaligus.

Hari ini juga tidak terdengar suara-suara Nino dan Monty, tetangga-tetangga sebelah yang biasanya mengajakku bermain. Mungkin hari ini Ibu mereka membawa Nino dan Monty ke salon atau ke dokter, pikirku.

Kusibukkan diri dengan mainan-mainan yang dberikan Ibu. Berusaha tidak sedih dan sakit hati karena Ibu lupa bermain denganku dulu sebelum meninggalkan dari rumah.

Tapi itu pun aku bosan.

Kulihat nenek masih di depan tv, namun dengan mata terpejam. Kulihat dadanya turun naik, dan tiap dadanya turun, Nenek mengeluarkan bunyi yang sangat keras sekali. Dulu aku suka khawatir Nenek kenapa-kenapa dan berusaha membangunkannya. Tapi sekarang aku tahu, begitulah Nenek kalau tertidur.

Tak tahu apa yang harus kulakukan, aku pun naik ke hammock yang dibuatkan Ibu. Ah sungguh nyaman sekali tiduran di sini. Pelan-pelan kututup mataku dan mulai tertidur.

Aku terbangun di sungai yang panjang sekali, dan aku dikagetkan Ibu yang mengangkat badanku ke udara.

“Coco, sayangku!” Ujar Ibu sambil menciumiku tanpa henti. Aku sangat suka sekali ciuman Ibu. Selalu kurindukan setiap saat. Ciuman Ibu adalah hal kedua favoritku setelah ikan salmon.

Tiba-tiba ikan salmon berterbangan ke arahku, dan masuk langsung ke dalam mulutku! Ahh enak sekalii.

Ibu pun menurunkanku dan membiarkanku berlari menangkap ikan-ikan salmon yang terus berterbangan itu.

Kunikmati semua ikan salmon itu, sampai kucium wangi yang sangat kencang, wangi yang membuatku nyaman di dunia ini, wangi yang selalu kutunggu-tunggu!

Kubangunkan diri dari mimpi indah itu dan berlari ke arah jendela.

Kulihat Ibu menutup pintu mobil dan melihatku di jendela. Dia pun tersenyum dan berlari ke arahku. Aku tahu aku akan mendapatkan ciuman Ibu dan ikan salmon lagi malam ini.

#30DWC #30DWCJilid25 #Day14

@ dewimayangsari 2020

Categories: 30DWC

Tagged as:

dewimayangsari

Hello - I love writing random stuff from fiction to mental health to relationship to productivity to travel stories. Hope you can enjoy my writings! :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: